<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Inspirasi Aktivitas Bisnis</title>
	<atom:link href="http://catatansmart.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://catatansmart.com</link>
	<description>CatatanSmart.Com &#124; Catatannya Sumartono</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Mar 2010 10:12:02 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Klasifikasi Usia Emas Pebisnis Internet</title>
		<link>http://catatansmart.com/2010/02/04/klasifikasi-usia-emas-pebisnis-internet/</link>
		<comments>http://catatansmart.com/2010/02/04/klasifikasi-usia-emas-pebisnis-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 08:38:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sumartono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Peluang Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[klasifikasi usia pebisnis]]></category>
		<category><![CDATA[tergantung menyikapinya dan mengelolanya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatansmart.com/?p=494</guid>
		<description><![CDATA[
Oleh :  Sumartono
Di era generasi internet ini, dimana orang sudah begitu mudahnya mengakses internet dengan biaya koneksi yang relative cukup terjangkau di kantong. Rasanya masuk akal dan tidak  mustahil jika orang-orang  melirik pada peluang bisnis di dunia maya ini.
Sehingga dengan berbondong-bondong, entah itu pelajar/mahasiswa, masih nganggur, karyawan, bahkan hingga kakek nenek ikut tertarik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignright size-full wp-image-495" title="Usia Emas" src="http://catatansmart.com/wp-content/uploads/2010/02/Usia-Emas.jpeg" alt="Usia Emas" width="121" height="99" /></p>
<p style="text-align: justify;">Oleh :  <a href="http://catatansmart.com">Sumartono</a></p>
<p style="text-align: justify;">Di era generasi internet ini, dimana orang sudah begitu mudahnya mengakses internet dengan biaya koneksi yang relative cukup terjangkau di kantong. Rasanya masuk akal dan tidak  mustahil jika orang-orang  melirik pada peluang bisnis di dunia maya ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sehingga dengan berbondong-bondong, entah itu pelajar/mahasiswa, masih nganggur, karyawan, bahkan hingga kakek nenek ikut tertarik menggelutinya. Sepertinya bisnis ini tidak mengenal sekat, batas ataupun usia. Pokoknya yang penting ada kemauan dan usaha, dan tentunya harus bisa membaca dan menulis.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-494"></span>Oleh karena itulah, saya mencoba mengklasifikasikan pebisnis internet berdasarkan usia. Karena mungkin saja kesuksesan pebisnis internet dipengaruhi oleh usianya saat memulai berbisnis tersebut. Adapun klasifikasinya adalah sebagai berikut :</p>
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;"><strong>Usia Muda : kurang dari 20 tahun</strong></span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Berbahagialah sobat jika anda berusia ini. Sepertinya tidak ada halangan sama sekali, hanya masalahnya adalah terletak pada mental dan kedisiplinan. Karena merasa masih muda terkadang malah menyepelekan. Sehingga target-target proyek yang harus diselesaikan malah terbengkelai.</p>
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;"><strong>Usia Dewasa : 21  s/d 30 tahun</strong></span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Sangat fantastik memulai bisnis di usia ini. Karena sudah berfikir serius tentang masa depan. Sudah bisa membedakan mana yang baik dan mana yang harus ditinggalkan untuk kebaikan masa depan. Tapi disisi lain juga harus hati-hati sebab jika tidak kuat iman karena masih punya darah muda juga. Maka kegagalan bisa saja membuat menjadi frustasi.</p>
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;"><strong>Usia Matang : 31  s/d 40 tahun</strong></span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Ini bisa saja saya katakan sebagai usia yang riskan  dalam usahanya memulai berbisnis internet. Karena di usia ini sebagian besar sudah mempunyai keluarga, anak dan isteri. Kalau memang tidak punya pekerjaan lain dan tidak ada alternative lain, maka saatnyalah harus serius di bisnis ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Arti serius, bukan berarti yang sudah lama tidak update posting blognya maka sudah mundur dari bisnis internet. Tidak juga. Faktanya ada beberapa rekan netter  yang saya tahu karena juga &#8220;ampibi&#8221; punya kerja di offline, sudah sebulan bahkan lebih tidak posting tapi proyek bisnis onlinenya jalan terus <img src="http://catatansmart.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/recseller.gif" style="border:none;background:none;" alt=":recsel" />.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya memahami, pebisnis internet kan tidak harus jadi blogger. Dan sebaliknya blogger juga belum tentu berbisnis karena hanya sekedar hobi saja. Tetapi kalau harus memilih, pebisnis internet yang merangkap  jadi blogger itu lebih baik ke depannya.</p>
<ul>
<li><strong><span style="color: #ff0000;">Usia Senja : lebih dari 41 tahun</span></strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kalau yang mulai terjun di usia senja ini mungkin jarang ya. Tapi yang saya tahu ada juga beberapa orang bahkan ada yang sudah pensiun dari kerjanya baru mulai berbisnis online. Bisa jadi  karena mengerjakannya tanpa beban alias nothing to lose, hasil bisnisnya malah lebih baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Rekan-rekan netter yang budiman, sebenarnya usia kita ada di klasifikasi mana itu tidaklah penting. Semua klasifikasi usia tersebut entah usia muda, remaja, matang atau senja pada dasarnya  bisa kita jadikan sebagai <em><strong><span style="color: #ff0000;">&#8220;USIA EMAS&#8221;</span></strong></em> untuk menuju kesuksesan. Semuanya tergantung kita,  bagaimana dalam menyikapinya dan mengelolanya. ***</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatansmart.com/2010/02/04/klasifikasi-usia-emas-pebisnis-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>80</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog Bisnis juga membutuhkan Categori Motivasi</title>
		<link>http://catatansmart.com/2010/02/02/blog-bisnis-juga-membutuhkan-categori-motivasi/</link>
		<comments>http://catatansmart.com/2010/02/02/blog-bisnis-juga-membutuhkan-categori-motivasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 07:04:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sumartono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog News]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Blog Bisnis CatatanSmart.Com]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi Aktivitas Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatansmart.com/?p=487</guid>
		<description><![CDATA[ Oleh :  Sumartono
Genderang perang Kontes SEO Ekonomis Mas Fadly sudah dimulai. Walaupun bukan pakar SEO, rasanya tidak salah dan tidak ada larangan jika saya ingin turut berpartisipasi di kontes seo ekonomis tersebut lewat artikel ini. Apalagi saya tahu dalam soal memotivasi, sang penyelenggara adalah jagonya.
Makanya saya jadi terinspirasi untuk menulis saat salah seorang rekan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-488" title="Sumartono" src="http://catatansmart.com/wp-content/uploads/2010/02/Sumartono.jpg" alt="Sumartono" width="125" height="125" /> Oleh :  <a href="http://catatansmart.com">Sumartono</a></p>
<p style="text-align: justify;">Genderang perang Kontes SEO Ekonomis <a href="http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/ikut-kontes-seo-ekonomis-yuk...html">Mas Fadly</a> sudah dimulai. Walaupun bukan pakar SEO, rasanya tidak salah dan tidak ada larangan jika saya ingin turut berpartisipasi di kontes seo ekonomis tersebut lewat artikel ini. Apalagi saya tahu dalam soal memotivasi, sang penyelenggara adalah jagonya.</p>
<p style="text-align: justify;">Makanya saya jadi terinspirasi untuk menulis saat salah seorang rekan pernah berkomentar yang intinya bertanya, <span style="color: #ff0000;"><strong><em>“Makin memotivasi aja nih tulisannya. Apa sekarang trendnya bikin blog motivasi?”</em></strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-487"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Tentunya saya akan menjawab dengan sebenarnya, <span style="color: #0000ff;"><em><strong>“CatatanSmart(dot)Com adalah bukan blog khusus motivasi. Melainkan sebuah Blog Bisnis yang berjudul <span style="color: #ff0000;">Inspirasi Aktivitas Bisnis</span> yang memang jujur terilhami dari aktivitas saya yang sudah sepuluh tahun  terlibat dalam bisnis offline. Tepatnya sejak bergabung dengan salah seorang kakak saya yang notabene adalah founder PT.PMT di bisnis kabel untuk keperluan proyek.<br />
</strong></em></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><em><strong>Alhamdulillah, hanya  ingin bersyukur kehadirat Allah SWT tidak ada maksud apapun. Perusahaan ini mulai berdiri karyawannya hanya dua, saat  ini sudah puluhan orang. Sudah punya Head Office sendiri di bilangan Daanmogot Jakarta Barat. Bahkan sudah melebarkan sayap bisnisnya di bidang lain seperti sebagai produsen minuman Kopi Jahe Nikmato dan  Lemon Ice Tea Delsis. Walaupun diawal-awal sempat tertatih-tatih, namun saat ini mulai berkembang dan sudah ada distributor di beberapa kota di Indonesia.”</strong></em></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pengalaman dan ilmu bisnis di offline yang saya petik sejak kuliah itulah yang memberanikan diri saya untuk membuat blog yang berniche Bisnis. Sebagai sarana aspirasi untuk terjun sebagai blogger ataupun belajar memperdalam dan menggeluti di bisnis internet ini.</p>
<p>Kembali ke Kontes SEO Ekonomis …</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu kenapa dalam proses perjalanannya saya dalam ngeblog  ada posting Categori Motivasi yang menurut rekan netter tulisannya makin memotivasi? Khakhakhakha jadi malu <img src="http://catatansmart.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/capede.gif" style="border:none;background:none;" alt=":cd" /> dikomentari demikian, padahal dikritik juga siap gan.</p>
<p style="text-align: justify;">Memang saya sengaja sebab saya tahu sekali. Bukan hanya dalam bisnis, dalam bidang apapun hakekatnya unsur motivasi sangat diperlukan. Seperti yang pernah ditulis oleh Mas Fadly dengan judul <a href="http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/ketika-blog-motivasi-mulai-berbisnis.html">Ketika Blog Motivasi Mulai berbisnis. </a></p>
<p style="text-align: justify;">Lewat tulisan tersebut mempertegas bahwa blog motivasi pun boleh berbisnis atau membahas bisnis. Lalu supaya terjadi keseimbangan, apa salahnya blog yang bergenre bisnispun juga membahas motivasi?</p>
<p style="text-align: justify;">Karena dalam bisnis apapun unsur motivasi itu sangat diperlukan. Ibarat kata, harus ada bumbu atau garam dalam sayur supaya tidak terasa hambar dan layak disajikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bayangkan, disaat bisnis lesu karena tim penjual sudah kehilangan antusias. Disinilah sangat-sangat dibutuhkan peranan motivasi untuk memompa semangatnya kembali. Karena antara bisnis dan motivasi itu seperti hubungan symbiosis mutualisme yang saling menguntungkan jika sudah bersinergi. ***</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatansmart.com/2010/02/02/blog-bisnis-juga-membutuhkan-categori-motivasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>47</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blogger bermental pada basis kompetensi</title>
		<link>http://catatansmart.com/2010/01/31/blogger-bermental-pada-basis-kompetensi/</link>
		<comments>http://catatansmart.com/2010/01/31/blogger-bermental-pada-basis-kompetensi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 23:32:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sumartono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengendalian Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Power EQ]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[mental dan kompetensi]]></category>
		<category><![CDATA[pentingnya softskill]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatansmart.com/?p=475</guid>
		<description><![CDATA[
Oleh : Sumartono
Bukan sedang memuji bahwa betapa kompetensinya atau cakapnya anak bangsa negara kita di dunia internasional. Tetapi memang inilah faktanya. Coba kita amati saat tim negara kita mengikuti kompetisi olympiade dalam bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam (mipa). Sudah bisa diprediksi tim kita selalu berhasil menggondol emas, bahkan tidak jarang menyandang predikat sebagai juara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignright size-full wp-image-476" title="kompeten" src="http://catatansmart.com/wp-content/uploads/2010/01/kompeten.jpeg" alt="kompeten" width="127" height="101" /></p>
<p style="text-align: justify;">Oleh : <a href="http://catatansmart.com">Sumartono</a></p>
<p style="text-align: justify;">Bukan sedang memuji bahwa betapa kompetensinya atau cakapnya anak bangsa negara kita di dunia internasional. Tetapi memang inilah faktanya. Coba kita amati saat tim negara kita mengikuti kompetisi olympiade dalam bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam (mipa). Sudah bisa diprediksi tim kita selalu berhasil menggondol emas, bahkan tidak jarang menyandang predikat sebagai juara umum.</p>
<p style="text-align: justify;">Itu membuktikan bahwa bangsa kita memang sebenarnya kompeten, tidak kalah dengan negara maju lainnya! Namun kenapa negara kita sepertinya masih terpuruk dalam segala bidang saat ini?</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-475"></span>Inilah problematika yang sangat beragam jawabannya. Namun bisa saya kerucutkan bahwa kita memang kompeten, namun dalam hal mental sangat rendah. Kita tidak cukup pandai dalam mengelola emosi kita, sehingga tampak jelas bahwa softskillnya tidak begitu dimaksimalkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini bisa dibuktikan lewat kasus bank century. Mengapa berlarut-larut dan tidak kunjung selesai? Orang awanpun bisa menganalisa, karena tidak jujur! Itu urusan mereka deh, bukan porsi saya membahas panjang lebar kasus tersebut. Orang anggota pansus juga bukan <img src="http://catatansmart.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/ngakak.gif" style="border:none;background:none;" alt=":ngakak" /></p>
<p style="text-align: justify;">Saya lebih suka menyoroti pada aktivitas kita ini yang saat ini sebagai blogger. Apakah blogger juga harus bermental dan kompeten?</p>
<p style="text-align: justify;">Oh tentu harus! Tapi saya percaya bahwa sebagai blogger kita mempunyai modal ke arah itu. Saat membaca postingnya <a href="http://mashengky.com/bisnis/jadi-pebisnis-jangan-emosional.html">Mas Hengky</a>, memang harusnya seperti itu. Tidak perlulah emosian dalam menanggapi suatu kasus.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan ini juga posting yang menunjukan bahwa blogger kita <a href="http://catatansmart.com/2010/01/19/menulis-yang-baik-menurut-aristoteles/">kompeten</a>, setidaknya dalam menganalisa suatu persoalan. Saat saya apungkan suatu pertanyaan untuk menganalisa nasehatnya Aristoteles. Berbagai tanggapan yang kreatif telah dikemukakan oleh rekan-rekan netter.</p>
<p style="text-align: justify;">Lagi pula bagaimana mungkin seorang blogger akan mampu menciptakan sebuah produk kedepannya, jika tidak kompeten? Tapi ingat kompeten saja tidak cukup, harus diimbangi mental yang baik untuk mengelola emosi apabila suatu saat terjadi persoalan dalam kapasitas sebagai blogger ataupun pebisnis internet. ***</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatansmart.com/2010/01/31/blogger-bermental-pada-basis-kompetensi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>64</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Specifikasi  Teknik  Kabel  FRC Nexans</title>
		<link>http://catatansmart.com/2010/01/26/specifikasi-teknik-kabel-frc-nexans/</link>
		<comments>http://catatansmart.com/2010/01/26/specifikasi-teknik-kabel-frc-nexans/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 05:10:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sumartono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Building Project]]></category>
		<category><![CDATA[Peluang Bisnis Offline]]></category>
		<category><![CDATA[Nexans FRC]]></category>
		<category><![CDATA[Specifikasi Teknik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatansmart.com/?p=443</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Sumartono
Untuk mengakomodir pengunjung yang telah datang lewat “search engine” google khususnya yang mencari info tentang Kabel FRC. Maka posting kali ini saya khususkan buat mereka, rekan-rekan yang mungkin aktivitasnya dalam dunia proyek. Baik yang dari Owner divisi M/E, Consultant ataupun Kontraktor dengan mitra subkon nya.
Tapi bagi rekan-rekan netter yang lain, yang kebetulan tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-470" title="fire_resistant_cables" src="http://catatansmart.com/wp-content/uploads/2010/01/fire_resistant_cables1.jpg" alt="fire_resistant_cables" width="80" height="80" />Oleh : <a href="http://catatansmart.com">Sumartono</a></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mengakomodir pengunjung yang telah datang lewat “search engine” google khususnya yang mencari info tentang Kabel FRC. Maka posting kali ini saya khususkan buat mereka, rekan-rekan yang mungkin aktivitasnya dalam dunia proyek. Baik yang dari Owner divisi M/E, Consultant ataupun Kontraktor dengan mitra subkon nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi bagi rekan-rekan netter yang lain, yang kebetulan tidak berkecimpung dalam dunia proyek tersebut. Maka harapan saya semoga  posting kali ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-443"></span><strong>Kabel FRC</strong> atau <strong>Fire Resistant Cables</strong> atau kita artikan <strong>Kabel Tahan Api</strong> adalah suatu kabel spesialis yang berbeda dibanding kabel biasa umumnya. Kabel FRC ini mempunyai sifat special karena apabila dibakar atau terjadi kebakaran, maka api yang membakarnya tidak merambat, tidak berasap, tidak mengeluarkan racun serta arus listrik tetap berfungsi sampai 3 jam.</p>
<p style="text-align: justify;">Aplikasi kabel FRC untuk bagian emergency seperti misalnya di lift, fire alarm systems atau emergency lighting. Mengapa saat terjadi kebakaran arus listrik hanya berfungsi sampai 3 jam? Karena kabel ini untuk bagian darurat, dengan asumsi 3 jam maka regu penolong pemadam kebakaran bisa mengevakuasi penghuninya apabila suatu gedung mal, apartemen atau perkantoran terjadi kebakaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian catatan singkat mengenai Kabel FRC. Semoga bermanfaat bagi rekan-rekan semua baik rekan di proyek ataupun rekan netter.</p>
<p style="text-align: justify;">Salam spektakuler ! ***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;">Related News :</span></strong></p>
<ul>
<li><a href="http://catatansmart.com/2009/12/26/mengenal-bisnis-supplier-elektrikal-di-building-project/">Mengenal bisnis supplier elektrikal di building project</a></li>
<li><a href="http://catatansmart.com/2010/01/04/system-marketing-supplier-elektrikal/">System marketing supplier elektrikal</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatansmart.com/2010/01/26/specifikasi-teknik-kabel-frc-nexans/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>47</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengintip kepuasan pelanggan lewat aktivitas pengelola</title>
		<link>http://catatansmart.com/2010/01/21/mengintip-kepuasan-pelanggan-lewat-aktivitas-pengelola/</link>
		<comments>http://catatansmart.com/2010/01/21/mengintip-kepuasan-pelanggan-lewat-aktivitas-pengelola/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 08:59:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sumartono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Customer Satisfaction]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas pengelola produk]]></category>
		<category><![CDATA[fundamental kepuasan pelanggan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatansmart.com/?p=437</guid>
		<description><![CDATA[Oleh :  Sumartono

Sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya khususnya dan juga sebuah tantangan yang menarik. Kalau mengamati begitu bergeliatnya bisnis internet terutama lewat produk-produk yang bermunculan, yang lama ataupun yang baru. Baik yang berupa produk informasi ebook ataupun CD tutorial.
Sehingga para pelanggan yang hanya sekedar buat koleksi ataupun yang serius untuk menjadi reseller begitu dimanjakan.  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-438" title="Paparazzi" src="http://catatansmart.com/wp-content/uploads/2010/01/Paparazzi.jpeg" alt="Paparazzi" width="124" height="124" />Oleh :  <a href="http://catatansmart.com">Sumartono<br />
</a></p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya khususnya dan juga sebuah tantangan yang menarik. Kalau mengamati begitu bergeliatnya bisnis internet terutama lewat produk-produk yang bermunculan, yang lama ataupun yang baru. Baik yang berupa produk informasi ebook ataupun CD tutorial.</p>
<p style="text-align: justify;">Sehingga para pelanggan yang hanya sekedar buat koleksi ataupun yang serius untuk menjadi reseller begitu dimanjakan.  Apa yang membuat produk-produk mereka bertahan dan survive dari serbuan para pesaing yang sepertinya tiada henti?</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-437"></span>Ya bukan rahasia umum lagi, produk mereka bisa bertahan di bisnis maya ini karena kualitas produk dan pelayanan yang maksimal oleh para pengelolanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun juga  jangan dilupakan, disamping dua factor tersebut di atas. Untuk mengetahui apakah pelanggan puas atau tidak terhadap produk-produknya. Kita juga bisa mengintip dari aktivitas pengelolanya. Katakanlah kita bak paparazzi yang selalu penasaran pada sepak terjangnya. Namun bukan paparazzi offline yang selalu nenteng-nenteng kamera, melainkan cukup mengintip aktivitas mereka lewat situs atau blognya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekedar contoh yang saya kenal dengan mereka relatif lebih dekat dan sepertinya mereka  menjadi selebritis di dunia maya yang begitu fenomenal adalah <a href="http://jokosusilo.com">Mas Joko</a> dan <a href="http://mashengky.com">Mas Hengky</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Bayangkan, hanya lewat aktivitas dalam blognya. Mereka sepertinya sudah melakukan revolusi di dunia maya untuk menjaga kualitas produknya. Ini dibuktikan dengan begitu antusiasnya para membernya dalam setiap menunggu posting-postingnya. Walaupun bukan semata-mata karena produknya, tetapi setidaknya kunjungan para member dan rekan-rekan sudah menunjukan kepuasan mereka sebagai pelanggan, lewat aktivitas pengelolanya yang notabene sebagai blogger.</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka adalah senior yang sudah tidak diragukan lagi performanya. Lalu bagaimana dengan pebisnis baru yang seandainya akan launching produknya? Apakah lewat aktivitas di blognya, pelanggannya juga akan mengintip dan merasa terpuaskan?</p>
<p style="text-align: justify;">Jangan kuatir. Para ahli marketer offline ataupun online meyakini bahwa kualitas produk adalah fundamental terhadap kepuasan pelanggan. Jadi selagi memang para pendatang baru senantiasa menjaga kualitas produknya dan tentu saja pelayanannya. Tentunya aktivitas pengelolanya lewat blognya akan senantiasa diintip oleh para membernya ataupun rekan-rekan netternya.</p>
<p style="text-align: justify;">Salam Spektakuler! ***</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatansmart.com/2010/01/21/mengintip-kepuasan-pelanggan-lewat-aktivitas-pengelola/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>74</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menulis yang baik menurut Aristoteles</title>
		<link>http://catatansmart.com/2010/01/19/menulis-yang-baik-menurut-aristoteles/</link>
		<comments>http://catatansmart.com/2010/01/19/menulis-yang-baik-menurut-aristoteles/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 14:35:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sumartono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[mengenai  Aristoteles]]></category>
		<category><![CDATA[menulis baik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatansmart.com/?p=433</guid>
		<description><![CDATA[Oleh :  Sumartono
Siapa hayo… yang tidak tahu Aristoteles? Seorang filosof dan ilmuwan terbesar dalam dunia masa lampau yang hidup di tahun 384 SM, jadi sekitar 2400 tahun yang lalu.
Ternyata ada hal yang menarik tentang ajarannya dia, terutama bagaimana cara menulis yang baik. Menurut saya ini penting mengingat kita sebagai blogger atau pebisnis internet, yang tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-434" title="Aristoteles" src="http://catatansmart.com/wp-content/uploads/2010/01/Aristoteles.jpeg" alt="Aristoteles" width="105" height="126" />Oleh : <a href="http://catatansmart.com"> Sumartono</a></p>
<p style="text-align: justify;">Siapa hayo… yang tidak tahu Aristoteles? Seorang filosof dan ilmuwan terbesar dalam dunia masa lampau yang hidup di tahun 384 SM, jadi sekitar 2400 tahun yang lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">Ternyata ada hal yang menarik tentang ajarannya dia, terutama bagaimana cara menulis yang baik. Menurut saya ini penting mengingat kita sebagai blogger atau pebisnis internet, yang tidak jauh-jauh dari aktivitas menulis. Untuk lebih jelasnya mari segera meluncur bersama <img src="http://catatansmart.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/tambahan-kaskuser/tkp.gif" style="border:none;background:none;" alt=":tkp" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-433"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dari sebuah buku kata-kata mutiara yang saya baca, Aristoteles  memberi tips yang singkat namun sayangnya  tanpa penjabaran, <span style="color: #ff0000;"><em><strong>“Untuk menulis dengan baik, ekspresikan dirimu seperti orang kebanyakan, tapi berpikir bak orang bijaksana.”</strong></em></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kira-kira bagaimana ya penjabarannya? Daripada membuat rekan-rekan jadi pusing, baiklah akan saya jabarkan versi saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Agar  bisa menjabarkannya lebih mudah, saya akan memenggalnya menjadi dua yaitu sbb :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #ff0000;">1.	Ekspresikan dirimu seperti orang kebanyakan</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Artinya untuk bisa menjadi penulis yang baik, kita harus bisa mengekspresikan atau mengungkapkan diri menjadi orang kebanyakan. Namun bukan berarti kita harus tahu segalanya. Melainkan cukup di komunitas kita saja. Sebagai contoh, kalau kita seorang ahli affiliasi, jadilah orang yang menerima penghasilan yang terbanyak. Maka jika disuruh menulis tentang affiliasi, maka dijamin akan menjadi penulis yang baik.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><strong>2.	Berpikir bak orang bijaksana</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam penggalan yang kedua, Aristoteles sudah tahu bahwa tidak semua orang adalah bijaksana. Makanya dia menasehati  berpikirlah bak orang bijaksana. Artinya untuk menjadi penulis yang baik, kita harus pandai “berpikir bak” tentang apa yang kita tulis. Jadi harus menjiwai, bak actor yang sedang acting.</p>
<p style="text-align: justify;">Penjabaran di atas adalah murni versi saya. Kalau ada yang kurang puas, tentu saja…  silahkan dituangkan dalam komentar untuk menambahkan atau melengkapi. Semoga bermanfaat !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatansmart.com/2010/01/19/menulis-yang-baik-menurut-aristoteles/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Silahkan genggam duniamu!</title>
		<link>http://catatansmart.com/2010/01/12/silahkan-genggam-duniamu/</link>
		<comments>http://catatansmart.com/2010/01/12/silahkan-genggam-duniamu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 14:14:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sumartono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Spiritual Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[anjuran bekerja]]></category>
		<category><![CDATA[menikmati kebahagiaan dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatansmart.com/?p=426</guid>
		<description><![CDATA[Oleh :  Sumartono
Posting ini terinspirasi saat sedang mengikuti pengajian rutin mingguan di masjid dekat rumah.
Malam itu bada Isya gerimis turun rintik-rintik, menambah suasana malam menjadi lebih dingin. Namun demikian sedikit rasa kantuk yang menyerang, tak mengurangi antusiasku untuk terus mendengarkan Ustad Riki yang sedang berceramah.
“Agama  tidak melarang umatnya untuk menggenggam dunia, tapi akherat harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-427" title="GenggamDunia" src="http://catatansmart.com/wp-content/uploads/2010/01/GenggamDunia.jpeg" alt="GenggamDunia" width="105" height="118" />Oleh :  <a href="http://catatansmart.com">Sumartono</a></p>
<p style="text-align: justify;">Posting ini terinspirasi saat sedang mengikuti pengajian rutin mingguan di masjid dekat rumah.</p>
<p style="text-align: justify;">Malam itu bada Isya gerimis turun rintik-rintik, menambah suasana malam menjadi lebih dingin. Namun demikian sedikit rasa kantuk yang menyerang, tak mengurangi antusiasku untuk terus mendengarkan Ustad Riki yang sedang berceramah.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><em><strong>“Agama  tidak melarang umatnya untuk menggenggam dunia, tapi akherat harus tetap di hati!”</strong></em></span></p>
<p style="text-align: justify;">Hmm, menggenggan dunia! Apapula maksudnya ya, saya berpikir sejenak sebelum Pak Ustad melanjutkan pengajiannya lebih detail lagi.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-426"></span>Ternyata apa yang dimaksud dengan menggenggam dunia itu merujuk pada penggalan <em>QS : Al Qashash : 77</em> yang artinya, <strong><span style="color: #000000;"><span style="color: #0000ff;"><em>“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan negeri akherat, dan janganlah <span style="text-decoration: underline;">kamu melupakan kebahagiaanmu dari kenikmatan dunia</span> serta berbuat baiklah kepada orang lain sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.”</em></span><br />
</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ya sekarang sudah mulai jelas, bahwa yang dimaksud dengan <strong>“menggenggam dunia”</strong> oleh ajaran agama yang disampaikan Ustad Riki adalah bahwa kita sebagai manusia  jangan melupakan kebahagiaan dari kenikmatan dunia ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Lantas jadi timbul pertanyaan, bagaimana agar bisa menikmati kebahagiaan di dunia ini? Jawabannya sungguh beragam dan intinya bisa ditebak. Bahwa untuk bisa menikmati kebahagiaan tentunya harus bekerja mencari nafkah. Sebab bagaimana bisa bahagia kalau tidak bekerja sebagai sarana untuk menikmatinya?</p>
<p style="text-align: justify;">Arti bekerja sangat luas, bukan hanya untuk karyawan saja. Bahkan  pebisnispun baik yang online ataupun offline, hakekatnya juga disebut pekerja.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi tafsir ayat di atas sudah jelas kan, bahwa agama tidak melarang untuk bekerja bahkan sangat menganjurkan. Karena hidup adalah perjuangan, apapun profesi kita. Jadi kita saat ini yang sedang merintis ataupun yang sudah terjun dalam bisnis, semoga penggalan ayat di atas mampu menginspirasikan aktivitas kita agar bisa bekerja lebih baik lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi ingat, <span style="color: #0000ff;"><strong>akhirat harus tetap di hati!</strong></span> Masalah ini, sobat netter tentu lebih tahu apa yang akan dilakukan! Yaitu keseimbangan dalam beribadah dan bekerja untuk tetap mengingat Allah SWT.</p>
<p style="text-align: justify;">Salam spektakuler.***</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatansmart.com/2010/01/12/silahkan-genggam-duniamu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>79</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fatamorgana bisnis, bisa karena biasa</title>
		<link>http://catatansmart.com/2010/01/08/fatamorgana-bisnis-bisa-karena-biasa/</link>
		<comments>http://catatansmart.com/2010/01/08/fatamorgana-bisnis-bisa-karena-biasa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2010 08:01:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sumartono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mindset Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisa karena biasa]]></category>
		<category><![CDATA[fatamorgana bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ragam perbedaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatansmart.com/?p=423</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Sumartono
Sering kita mendengar jargon, “bisa karena biasa.” Ya.. sebuah jargon sederhana namun sangat dalam artinya. Karena di dalamnya mengandung arti  bahwa kita bisa mengetahui atau melakukan segala sesuatu karena memang kita terbiasa sudah melakukannya. Jadi tidak ada istilah sulit atau ribet walaupun di sebagian orang kelihatannya sesuatu hal yang susah atau mustahil.
Memang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-424" title="fatamorgana" src="http://catatansmart.com/wp-content/uploads/2010/01/fatamorgana.jpeg" alt="fatamorgana" width="130" height="94" />Oleh : <a href="http://catatansmart.com">Sumartono</a></p>
<p style="text-align: justify;">Sering kita mendengar jargon, <strong><span style="color: #333399;">“bisa karena biasa.”</span></strong> Ya.. sebuah jargon sederhana namun sangat dalam artinya. Karena di dalamnya mengandung arti  bahwa kita bisa mengetahui atau melakukan segala sesuatu karena memang kita terbiasa sudah melakukannya. Jadi tidak ada istilah sulit atau ribet walaupun di sebagian orang kelihatannya sesuatu hal yang susah atau mustahil.</p>
<p style="text-align: justify;">Memang wajar, bagi yang asing tentu sesuatu terasa susah. Padahal mindset demikian adalah sebuah fatamorgana, yang akan kelihatan berbeda apabila kita mendekatinya, apalagi sampai menerjuninya. Lantas apakah suatu aktivitas bisnis  juga merupakan fatamorgana?</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-423"></span>Yang jelas sesuatu yang asing pasti kelihatan sulit. Dan tentu saja saya jadi memakluminya, saat <a href="http://catatansmart.com/2010/01/04/system-marketing-supplier-elektrikal/">posting sebelumnya</a> beberapa teman berkomentar dengan canda, <span style="color: #333399;"><em>“Wah artkelnya berat&#8230;, saya kurang mudeng&#8230; tapi lumayan dapet pengetahuan baru meski ga nyantol2 banget.. saya bilang ribet mungkin karena saya tidak pernah terlibat kali ya mas..”</em></span></p>
<p style="text-align: justify;">Itulah sebagian dari komentar-komentarnya. Sungguh senang dan antusias saya menanggapinya. Karena saya yang posting maka sebagai bentuk pertanggungjawaban terutama bagi yang jadi puyeng…<em>saya juga ikut-ikutan puyeng….</em> Maka saya menulis artikel ini sebagai penghormatan yang sekaligus merupakan jawaban resminya.</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah manusia yang penuh dinamika dengan segala ragam perbedaannya. Dan sebagai pengelola <a href="http://catatansmart.com">situs weblog</a> ini, tentu update menulis adalah sebuah aktivitas untuk bisa memenuhi salah satu keragaman yang ada dalam benak saya. Makanya terkadang saya sempatkan juga menulis dengan kategori <a href="http://catatansmart.com/category/building-project/">project building</a> karena memang ini background aktivitas saya di offline. Dengan harapan semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sepenggal contoh di atas adalah menyangkut seputar kehidupan konvensional dalam bisnis offline. Namun jika dikaitkan dengan dunia online, apakah bisnis internet termasuk hal yang sangat ribet juga?</p>
<p style="text-align: justify;">Bisa jadi kalau kita menjawabnya dari kaca mata pemula. Mereka akan keder duluan. Apalagi jadi ahli affiliasi, atau membuat produk online yang dipusingkan dengan segala script-script program otomatisasinya, orang bikin email atau blog gratisan saja terkadang juga ribet ya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertanyaannya sekarang, berarti semua aktivitas bisnis awalnya ribet dong? Jawaban ada dalam mindset kita. Karena itu hanyalah fatamorgana bisnis yang akan terbukti saat kita sudah menerjuninya. ***</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatansmart.com/2010/01/08/fatamorgana-bisnis-bisa-karena-biasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>86</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
