Blogger bermental pada basis kompetensi

Oleh : Sumartono
Bukan sedang memuji bahwa betapa kompetensinya atau cakapnya anak bangsa negara kita di dunia internasional. Tetapi memang inilah faktanya. Coba kita amati saat tim negara kita mengikuti kompetisi olympiade dalam bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam (mipa). Sudah bisa diprediksi tim kita selalu berhasil menggondol emas, bahkan tidak jarang menyandang predikat sebagai juara umum.
Itu membuktikan bahwa bangsa kita memang sebenarnya kompeten, tidak kalah dengan negara maju lainnya! Namun kenapa negara kita sepertinya masih terpuruk dalam segala bidang saat ini?
Menulis yang baik menurut Aristoteles
Oleh : Sumartono
Siapa hayo… yang tidak tahu Aristoteles? Seorang filosof dan ilmuwan terbesar dalam dunia masa lampau yang hidup di tahun 384 SM, jadi sekitar 2400 tahun yang lalu.
Ternyata ada hal yang menarik tentang ajarannya dia, terutama bagaimana cara menulis yang baik. Menurut saya ini penting mengingat kita sebagai blogger atau pebisnis internet, yang tidak jauh-jauh dari aktivitas menulis. Untuk lebih jelasnya mari segera meluncur bersama ![]()
Fenomena ultah blogger adalah bukti kemapanan
Oleh : Sumartono
Beberapa hari belakangan ini, tidak sedikit rekan-rekan netter kita yang merayakan ultah blognya yang pertama yang berbasis pada hosting bayar (dot)com. Seperti Mas Arief, Mas Wahyudi dan baru kemarin Mas Hengky.
Serta tidak lupa saya juga ingin ucapkan selamat buat mereka, “Mata membutuhkan sinar cahaya penerang untuk bisa melihat, demikian pula fikiran membutuhkan ide untuk dapat menangkap pelajaran. Kesuksesan apa yang telah kalian raih, adalah hasil dari persiapan, kerja keras dan bisa belajar dari kegagalan. Semua itu semoga bisa menginspirasikan saya untuk bisa lebih baik lagi dalam semaraknya bisnis online dan dunia blogger.”
Agar blogger amphibi tidak rusak keberadaannya
Oleh : Sumartono
Sudah bukan rahasia lagi, kalau diantara kita termasuk juga saya adalah blogger amphibi. Yaitu blogger yang disamping punya aktivitas di dunia maya, juga punya kesibukan di dunia nyata yang sangat menyita waktunya.
Seperti halnya blogger sejati yang memang waktunya tercurah 100% untuk mengurus blognya, sebenarnya blogger amphibi juga ingin melakukannya seperti itu. Walau rintangan dan cobaan lebih berat, tapi sejujurnya juga ingin tetap eksis di dunia maya. Dan juga ingin dipandang keberadaaannya.
Mengabadikan Top Komentator
Oleh : Sumartono
Sering kita mendengar pepatah bahwa sayur tanpa garam akan hambar. Begitu pula dengan situs, bahwa blog tanpa komentar juga hambar. Walaupun pada sebagian orang bilang bahwa hambar juga bukan berarti tidak enak. Ya terserah deh apapun penilaian masing-masing. Karena ini adalah masalah selera jadi tidak bisa disamaratakan.
Yang jelas dalam kesempatan posting kali ini tepatnya mulai bulan November 2009 di saat usia situs ini baru 3 bulan. Saya punya ide akan mengabadikan link rekan-rekan netter khususnya yang telah menjadi Top Komentator.
Apa maksudnya mengabadikan?
Mengapa menyerah sebagai blogger?
Oleh : Sumartono
Saat iseng-iseng blogwalking ke sahabat netter yang lama tidak saling kunjung. Wow…apa daya hati jadi gundah. Ternyata ada diantara mereka yang sudah berbulan-bulan blognya tidak diupdate lagi, seperti terbengkelai, terlantar dan tidak terurus.
Kemana gerangan mereka? Where are you now my friends?
Apa benar mereka telah menyerah sebagai bloger. Atau jangan-jangan sudah pindah domain tanpa memberi kabar, sehingga dalam luasnya dunia maya ini kita susah menemukan jejaknya.
Lalu bagaimana kok bisa menyerah sebagai blogger?

