Mengintip kepuasan pelanggan lewat aktivitas pengelola
Oleh : Sumartono
Sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya khususnya dan juga sebuah tantangan yang menarik. Kalau mengamati begitu bergeliatnya bisnis internet terutama lewat produk-produk yang bermunculan, yang lama ataupun yang baru. Baik yang berupa produk informasi ebook ataupun CD tutorial.
Sehingga para pelanggan yang hanya sekedar buat koleksi ataupun yang serius untuk menjadi reseller begitu dimanjakan. Apa yang membuat produk-produk mereka bertahan dan survive dari serbuan para pesaing yang sepertinya tiada henti?
Saat penjual harus diam
Oleh : Sumartono
Profesi sebagai penjual atau sales dalam perusahaan sebenarnya intinya adalah menjual agar produknya laku dan diterima di pasar. Salah satunya adalah dengan banyak bicara kepada pelanggan dalam menjelaskan keunggulan produknya.
Padahal asal tahu saja, cara demikian tidaklah selamanya benar. Sebab pada kenyataannya tidak semua pelanggan suka diperlakukan demikian. Banyak pelanggan yang kritis dan banyak nanya sebelum melakukan order.
Faktor Emosional sebagai kepuasan pelanggan
Oleh : Sumartono
Tulisan masalah faktor emosional ini sebenarnya sudah pernah saya posted di blogku yang lama. Cuma berhubung ada hal yang menarik saat membaca artikelnya Mas Hengky yang mengatakan, “ Kalo anda pernah merasa kena tipu, berarti anda sudah membeli dengan emosi. Logika anda dikalahkan emosi anda.”
Oleh karena itu saya ingin mengupasnya lagi tulisan yang pernah saya posting tersebut, tentu saja ada perubahan sedikit yang menurut saya penting saja. Karena saya melihat ada hal yang perlu digarisbawahi terutama saat membicarakan masalah factor emosional pada saat akan membeli suatu produk online.

