Faktor Emosional sebagai kepuasan pelanggan

September 29, 2009 · Posted in Customer Satisfaction 

faktor emosiOleh : Sumartono

Tulisan masalah faktor emosional ini sebenarnya sudah pernah saya posted di blogku yang lama. Cuma berhubung ada hal yang menarik saat membaca artikelnya Mas Hengky yang mengatakan, “ Kalo anda pernah merasa kena tipu, berarti anda sudah membeli dengan emosi. Logika anda dikalahkan emosi anda.”

Oleh karena itu saya ingin mengupasnya lagi tulisan yang pernah saya posting tersebut, tentu saja ada perubahan sedikit yang menurut saya penting saja. Karena saya melihat ada hal yang perlu digarisbawahi terutama saat membicarakan masalah factor emosional pada saat akan membeli suatu produk online.

Sebagai praktisi di bisnis internet baik newbie ataupun yang sudah sukses. Pada saat kita mau membeli produk online, logikanya sebagai pelanggan sebelum membeli kita melihat dulu produk tersebut dari factor :

1. Kualitas produk,
2. Kualiatas pelayanan,
3. Harga produk,
4. Biaya yang dipunyai untuk membelinya dan
5. Kebutuhan akan produk tersebut.

Kita tidak menyadari bahwa di luar 5 faktor itu, sebenarnya ada faktor lain yang tidak kalah pentingnya yaitu factor Emosional.

Kok bisa faktor emosional ini sebagai kepuasan pelanggan khususnya dalam berbisnis internet?

Coba kita flashback sebentar saat pertama kali membeli ebook. Sebelum memutuskan untuk membelinya, saya mencoba mempertimbangkan kelima faktor tersebut di atas. Namun begitu saya membaca dan mempelajari sales letternya, ternyata faktor emosional bisa menjadi lebih dominan.

Yah, itulah gambaran faktor emosional secara awam. Perilaku konsumen terhadap suatu produk kadang tidak rasional. Artinya dalam melakukan transaksi pembelian, faktor emosional ikut mempengaruhi. Saat melihat produk bagus, sales letternya yang memikat hati dan kemasannya yang mempesona, secara emosional pelanggan tanpa memikirkan harga lagi biasanya segera melakukan pembelian untuk memilikinya tanpa melihat aspek estetikanya.

Dimana aspek estetika adalah merupakan bagian dimensi dari faktor emosional. Aspek estetika bisa saja adalah bentuk banner yang memikat yang dapat meliputi besar kecilnya, bentuk sudut, proporsi dan kesimetrisan jika dilihat dari sisi Customer Satisfaction.

Jadi tak heran kan produk online yang menarik sesuai dengan kriteria itu akan meningkatkan emosi yang positif atau negatif, yang akhirnya mempengaruhi kepuasan konsumennya untuk membeli. ***

Comments

28 Responses to “Faktor Emosional sebagai kepuasan pelanggan”

  1. Peluang Bisnis | Ricky on September 29th, 2009 17:40

    Tips yang menarik mas sum, memang emosi terkadang mengalahkan logika ya…
    Terimakasih untuk sharingnya

    [Reply]

    sumartono Reply:

    Ya mas ricky, disinilah dibutuhkan kedewaan kita sebagai konsumen.

    [Reply]

  2. Andri Wiyasa on September 29th, 2009 18:13

    Ditunggu posting2 lainnya, MAs… Tetap semangat dan harus YAKIN SUKSES !!!

    [Reply]

    sumartono Reply:

    Terima kasih gan atas nasehatnya. Sukses juga buat anda.

    [Reply]

  3. Kenali Dan Kunjungi Objek Wisata Di Pandeglang on September 29th, 2009 23:42

    Mantap pemaparannya mas…memang dalam membeli sesuatu tidak hanya logika yang penting, namun faktor emotional quetiont juga mempengaruhi dan berefek dibelakang.

    Salam Sukses

    [Reply]

    sumartono Reply:

    Pemilik produk bisa saja memanfaatkan sisi ini ya Gan , tapi menurutku sah-sah saja, sepanjang kita juga membutuhkannya.

    [Reply]

  4. syd on September 30th, 2009 04:34

    saya rasa faktor no 5 itu cukup penting,.
    Biarpun produk yang bagus, tapi kalau tidak dibutuhkan Ya ga akan dibeli :D

    [Reply]

    sumartono Reply:

    Sobat itu faktor logika yang sangat penting, agar kita tidak konsumtif.

    [Reply]

  5. share our secret on September 30th, 2009 07:29

    reposting juga ok kok kang…, utk ngingetin kita semua…

    [Reply]

    sumartono Reply:

    Ya Kang Hade, yang penting reposting tidak dilarang oleh MUI kan? …

    [Reply]

  6. Alfred on September 30th, 2009 08:41

    hem.. betul sekali mas…kadang logika kita dikalahkan dengan emosi
    oleh karena itu mari kita berlatih lebih mengedepankan logika daripada emosi…betul mas ?

    salam hangat :D

    [Reply]

    sumartono Reply:

    Betul aja deh mas alfred.

    [Reply]

  7. Winarno on October 1st, 2009 06:24

    Betul Mas Sum, setidaknya 5 faktor tersebut menjadi pegangan kita pada saat menerima info produk baru….

    [Reply]

    sumartono Reply:

    Dengan pegang yang erat diharapkan mendatangkan berkah di kemudian hari.

    [Reply]

  8. Bang Dje on October 1st, 2009 09:52

    Ini panduan untuk pembeli atau penjual …
    ato untuk dua-duanya …

    [Reply]

    sumartono Reply:

    Bukan hanya untuk pembeli dan penjual saja Bang Dje, bahkan untuk orang yang hanya cuma lihat-lihat saja atau baca-baca saja juga boleh…salam.

    [Reply]

  9. Reza Fauzi on October 1st, 2009 19:11

    hem… menarik juga, harus dicerna dan dilaksanakan nih biar produk saya laku, haha

    [Reply]

    sumartono Reply:

    Ha.ha.. bagus kang, maksud saya kacamatanya….

    [Reply]

  10. hpnugroho on October 4th, 2009 19:53

    benar, emosi mengalahkan logika, kita kadang tergiur hanya dengan melihat sales letter yang penuh dengan rayuan, seakan menghipnotis untuk membelinya …

    [Reply]

    sumartono Reply:

    Sekarang gimana mas nugroho, semoga kita bisa mengendalikan emosi dan lebih mendepankan logika.

    [Reply]

  11. Mau Pintar, Pakai Komputer on October 6th, 2009 09:42

    Si Newbie kalo tidak di hasut hatinya kadang tidak mau tergerak untuk belajar sih Mas..

    Misalnya saja JS dianggap penipu, tapi yang ditipu jadi pintar ini-itu, gara-gara dia banyak tidak puas sama produk smuo-nya..trus cari referensi lain

    [Reply]

    sumartono Reply:

    Produk JS memang relatif, banyak orang yang termotivasi untuk sukses dan terbukti. Namun ada juga yang gagal dan kemudian mencibirnya.

    Sekarang tinggal dibutuhkan kedewasaan kita untuk menyikapinya. Namun intinya orang lain atau guru merupakan motivator, sukses atau tidaknya hakekatnya ACTION kita sendirilah yang menentukan.

    Itulah mas wawan menurut saya, salam.

    [Reply]

  12. Lendra Andrian on October 15th, 2009 06:13

    dengan emosi tidak hanya dapat digunakan dalam memikat pembeli untuk segera membeli produk kita.. tapi dalam memikat wanita pun jg sangat ampuh… heheheeheh

    [Reply]

    CatatanSmart.Com Reply:

    @Sudah pengalaman ya mas….selamat…;)

    [Reply]

  13. Mackeran on October 15th, 2009 14:16

    I read a few topics. I respect your work and added blog to favorites.

    [Reply]

    CatatanSmart.Com Reply:

    @Tks for your visit.

    [Reply]

  14. heru on November 1st, 2009 22:07

    diamping emosi dapet memikat membeli produk, juga bisa mengurangi rasa stress juga mas sumartono hehehe

    [Reply]

    CatatanSmart.Com Reply:

    @Bisa juga buat refreshing kalau yang beli cewek, mantebs lagi he..he..

    [Reply]

Leave a Reply