Faktor Emosional sebagai kepuasan pelanggan
Oleh : Sumartono
Tulisan masalah faktor emosional ini sebenarnya sudah pernah saya posted di blogku yang lama. Cuma berhubung ada hal yang menarik saat membaca artikelnya Mas Hengky yang mengatakan, “ Kalo anda pernah merasa kena tipu, berarti anda sudah membeli dengan emosi. Logika anda dikalahkan emosi anda.”
Oleh karena itu saya ingin mengupasnya lagi tulisan yang pernah saya posting tersebut, tentu saja ada perubahan sedikit yang menurut saya penting saja. Karena saya melihat ada hal yang perlu digarisbawahi terutama saat membicarakan masalah factor emosional pada saat akan membeli suatu produk online.
Hakekat keseimbangan dalam berbisnis
Oleh : Sumartono
Ketika menerbitkan artikel ini, ada hal yang menarik oleh apa yang dikomentari Mas Teten bahwa, “Sukses adalah perjuangan dan pengorbanan yang intinya pada nilai ibadah. Niat awal kita harus diluruskan dulu, bisnis internet untuk apa sih? Mari selalu saling mengingatkan.”
Menyikapi komentar tersebut, saya jadi teringat pada salah satu ajaran agama yang menganjurkan pada umatnya agar bekerja atau berbisnis. Namun disisi lain juga tidak boleh meninggalkan ibadah karena memang sebabagai manusia kita mempunyai 2 hubungan, yaitu hubungan vertical dan horizontal.
Melihat kesuksesan pebisnis internet
Oleh : Sumartono
Tentunya saya tidak akan menyangkal jika ditanya, darimana mengenal bisnis internet ? Jujur saya akui, saya mengenal bisnis internet untuk pertama kalinya dari Formula Bisnis.
Jadi bagi rekan-rekan atau pengunjung yang kebetulan tidak berbeda dengan saya. Berarti kita satu perguruan donk? Benar istilah ini. Tetapi prakteknya yang menentukan berhasil atau tidaknya dalam berbisnis internet, bukanlah sumber atau gurunya. Melainkan adalah usaha kita sendiri. Jadi kalau kebetulan kita belum berhasil, akuilah bahwa kesalahan memang terletak pada perilaku kita.
Setelah lama blogging dan mempelajari bisnis ini dari berbagai sumber. Ternyata bisa diambil benang merahnya bahwa bisnis internet/online memang cukup berpeluang dan prospeknya juga cerah.
Cak Eko “Pemilik Waralaba”
Oleh : Sumartono
Mendengar nama Cak Eko, saya yakin tentunya ada diantara rekan-rekan yang sudah mengenalnya. Ya, dialah sosok pebisnis yang pernah menjadi Juara 1 Lomba Ajang Wirausaha Mandiri 2008. Disamping itu dia juga pemilik tunggal dari beberapa waralaba seperti :
1. Bakso Malang Kota “Cak Eko”
2. Soto Ayam Kampung “Jolali”
3. Ayam & Bebek Goreng “Sambel Bledeg” dan
4. Bakmi Jawa Jogja “Mbah Tarmo.”
Lalu bagaimana kok saya tahu sedikit tentang bisnisnya. Dan mereview dalam blog saya ini?
Ceritanya begini rekan-rekan. Seperti biasa di bulan puasa tahun ini, sehabis sholat subuh berjamaah di masjid An-Nur dekat rumahku selalu ada ceramah kultum. Namun hari minggu lalu 30 Agustus 2009 acara kultum ditiadakan.
Sebagai gantinya DKM Masjid Pak Hanif mengundang tamu Cak Eko untuk memberi ceramah dengan tema “Kiat sukses dalam usaha dan bisnis” di hadapan para jamaah.
Sebuah power dari imajinasi
Oleh : Sumartono
Petinju legendaris Mohammad Ali bilang, “Orang yang tidak pernah menggunakan imajinasinya adalah laksana burung tanpa sayap.”
Jujur saya merasa terhenyak dan merenung apa yang dimaksud dengan perkataannya itu. Saya jadi berfikir, apa sih kekuatan dari imajinasi? Bukankah maknanya hanya sebuah khayalan, yang bisa saja hanya merupakan gambaran kosong atau angan-angan saja?
Ternyata artinya tidak sepele yang saya duga itu kawan. Dengan imajinasi maka akan menghasilkan sebuah power yang sangat dahsyat. Bahkan sejarah telah membuktikan banyak tokoh terkenal menjadi besar berkat imajinasinya yang luar biasa tersebut.

